Assalamu'alaikum...Selamat Datang di Electrical Engineering Community 04...Take your Coment Bro...

Tuesday, April 21, 2009

Tahukah Anda??


Bahwa simbol mata uang dollar $ tidak diketahui berasal dari mana, namun kemungkingan berasal dari huruf U dan S (U.S)?

Untuk membuat pecahan $1 dan $100 dibutuhkan biaya yang sama yaitu 4,1 sen?

Bahwa sebelum uang kertas digunakan, Amerika menggunakan kulit rusa (buckskins)? Hingga sekarang orang mengenall istilah bucks.

Bahwa singkatan lb untuk pound berasal dari kata libra, setelah ditemukannya rasi bintang libra, karena dalam bahasa Latin libra adalah pound dan skala? Singkatan mata uang Pound Sterling juga berasal dari sini : L untuk Libra/lb.

Bahwa mata uang Italia lira juga berasal dari libra? Karena hal ini maka dulu mata uang Inggris disebut pounds/shillings/pence, disingkat L/s/d (libra/solidus/denarius).

Bahwa google dapat mengkonversi mata uang misalnya dengan mengetikkan "100 US dollars in Indonesian Rupiah"?

Jika anda memiliki 10 trilyun rupiah dan menghabiskan 1000 rupiah setiap detik, dibutuhkan 317 tahun sebelum anda jatuh miskin?

Sunday, April 19, 2009

Robot Pemecah Rekor Jalan Cepat


Robot sederhana dengan dua kaki bernama RunBot tidak dapat berlari. Namun, ia mampu berjalan cepat bahkan memecahkan rekor robot-robot sebelumnya.

Robot buatan para peneliti Eropa setinggi 30,5 centimeter ini mampu berjalan dengan kecepatan sekitar 3 meter perdetik atau sebanding dengan kemampuan manusia. Kemampuannya berjalan dua kali kecepatan robot tercepat sebelumnya Spring Flamingo buatan Institut Teknologi Massachusetts (MIT).

"Ada beberapa prinsip yang dipakai di sini sehingga desain ini lebih efisien daripada robot tercepat sebelumnya," kata pakar komputasi otak Florentin Worgotter dari Universitas Gottingen Jerman. Seperti manusia yang sedang berjalan cepat, lutut RunBot relatif lurus saat berjalan. Pinggulnya lebih banyak digunakan untuk melangkahkan kaki daripada mengayun lututnya.

Para peneliti juga melengkapinya dengan jaringan syaraf tiruan sederhana yang fungsinya meniru syaraf manusia. Dua buah sensor bekerja seperti neuron untuk mengendalikan motor-motor di pinggulnya.

Sensor-sensor di bagian pinggul akan memberitahu motor untuk berputar lebih cepat sehingga menghasilkan langkah lebih banyak. Neuron-neuron di lutut menjaga agar bagian tersebut tetap kaku untuk menghasilkan langkah yang efisien dan tidak menekuk saat berjalan cepat.

Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi para peneliti dari Universitas Gottingen, Universitas Glasgow, dan Universitas Stirling Skotlandia. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam International Journal of Robotics Research edisi Maret. Sumber: KCM